YA ALLAH… SEDIH!! Dihimpit Tembok Tetangga, Jalan Masuk ke Rumah Reyot Nenek Sri Cuma Disisakan Segini

Posted on

Muslimodern.com – Nasib nenek Sri di Ponorogo sungguh malang. Tinggal di rumah sempit, terkepung tembok tetangga, tinggal sendirian dalam kondisi lemah dan bak terpenjara di rumah sendiri karena nyaris tak ada jalan keluar rumah kecuali celah seukuran sekitar 30 cm!

YA ALLAH... SEDIH!! Dihimpit Tembok Tetangga, Jalan Masuk ke Rumah Reyot Nenek Sri Cuma Disisakan Segini

Nasib miris nenek Sri yang tinggal di jantung kota Ponorogo, Jawa Timur, itu jadi obrolan ramai. Melansir TribunWow.com yang mengutip postingan akun Facebook Ponorogo Peduli, wanita ini sehari-hari makan bergantung dari pemberian tetangga sekitar rumahnya.

Bukan cuma itu saja, Sri juga tinggal di rumah sangat sederhana bahkan bisa dibilang tak layak. Ia memang hidup di lingkungan yang berada di kawasan tengah kota. Namun, akses menuju rumah Sri terbilang sangat sulit. Hal tersebut dikarenakan jalan masuk menuju rumah wanita tersebut sangat sempit.

Rumah Sri kini terkepung bangunan lain yang berada di sekitarnya. Untuk menuju rumah tersebut, warga sekitar pun harus mengubah posisi tubuh menjadi miring.


Hanya tersisa lorong gang kecil celah bangunan rumah depannya. Hanya 30cm. Anak atau orang kurus saja sampai harus berjalan miring. Jika masuk dengan memakai tas ransel, sudah tidak bisa.

Hingga kru kita yang berbadan sedikit besar, walau sudah miring tetap tidak bisa masuk ke lokasi. Satu jalur alternatif lainnya, adalah lewat rumah (dapur) tetangganya,” tulis akun Facebook Ponorogo Peduli dalam unggahannya.

Dalam postingan yang sama, akun tersebut pun mencantumkan foto yang memperlihatkan suasana dalam dan sekitar rumah Sri. Diketahui, rumah tersebut berukuran sangat sempit yakni 2×4 meter. Ruangan seukuran itu pun mencakup semua fungsi. Begini akun Facebook Ponorogo Peduli menggambarkan ..

“Rumah yang ia tinggali tak kalah sempit. Hanya berukuran sekitar 2X4 meter saja.
Ruangan sesempit itu sudah merupakan ruang tidur, duduk, masak, dan kamar mandi/wc. Jadi satu ruangan itu. Tak ada perabot kecuali amben buat tidur/duduk.”

Nenek Sri sudah tak lagi memiliki saudara yang bisa dimintai bantuan. Adapun, selama ini ia tak pernah menikah dan memiliki anak. Untuk makan sehari-hari, warga sekitar kediaman Sri pun bergantian mengirimkan makanan.

“Bu Sri ini sendiri karena tidak nikah dan jelas tak punya anak. Sedang saudara entah dimana jluntrungnya.
Untuk hidup makan minum kesehariannya dibantu tetangga. Juga diambilkan dan dibantu pihak RT yg mengalokasikan kas arisan untuk biaya hidup mbah e ini.
Hingga dijadwal bergantian siapa yg giliran bantu ngopeni makan minumnya,” tambah pengelola akun.

Dalam postingan tersebut pun dijelaskan hal miris yang kemungkinan akan menimpa Sri.

“Mereka sempat sempat kepikiran, andai suatu saat nanti si mbah sakit parah atau ninggal, “Bagaimana cara mengeluarkan badan mbah e ini dr rumahnya?”.
Ya Alloh…rasanya sdh tak ada lg kata untuk melanjutkan kisah derita hambamu ini.”

Banjir Simpati

Kisah penderitaan nenek yang rumah kecil dan sempitnya dikepung tembok-tembok tetangga hingga seperti terpenjara di rumah sendiri itu akhirnya jadi cerita viral yang mengundang simpat karena sungguh menyayat hati.

Akun Facebook Ponorogo Peduli kemudian meng-update simpati yang mulai mengalir pada sang nenek Sri setelah kisahnya jadi cerita obrolan di dunia maya.

Nenek Sri Banjir Simpati

Alhamdulilah…..

Hari Minggu 15 Oktober 2017 temen2 PONOROGO PEDULI bisa melaksanakan Bakti Sosial bersih2 dan pengecatan ulang rumah mbah SRI.
Warga jl. Argopuro Gg.1 Bangunsari Ponorogo. Bekerjasama dg warga lingkungan sekitar. Hal ini merupakan tindak lanjut dari eksekusi pertama bantuan sembako 2 hari lalu.

Disaat bersamaan, kita jg serahkan santunan tunai sebesar Rp. 1.000.000,- yg kita serahkan kepada ketua RT dan RW, Selaku pihak yg bertanggung jawab mengurusi kelangsungan hidup si mbah SRI. Baik soal penyediaan makan-minum hingga hal2 lain. Juga kita serahkan bantuan beberapa stel pakaian baru, selimut, hingga jarik untuk mbah SRI.

Semua biaya dan dana yg kita serahkan dan keluarkan untuk belanja hari ini, adlh dana donasi yg sdh masuk ke rekening grup kita. Dan ini masih tahap realisasi penyaluran dana bantuan #Pertama. Penyaluran dana bantuan yg masuk tahap selanjutnya akan kita serahkan dan koordinasikan dg pihak RT/RW untuk penggunaannya dan hal2 lain.

Akhirnya, atas nama PONOROGO PEDULI kita sampaikan terima kasih banyak kpd semua pihak dan dermawan yg telah membantu dan ikut berbagi untuk dhuafa kita mbah SRI ini. Semoga bermanfaat dan barokah.

Bantuan untuk Nenek Sri
Bantuan untuk Nenek Sri
Donasi untuk Nenek Sri
Donasi untuk Nenek Sri

Sumber: Tribunnews.com