Disindir Tega Lakukan Ini, Nafa Urbach Tampar Netizen dengan Jawaban Menohok Ini

Posted on

Disindir Tega Lakukan Ini, Nafa Urbach Tampar Netizen dengan Jawaban Menohok Ini

Muslimodern.com – Kasus pedofil sempat menyerang putri Nafa Urbach dan Zack Lee, Mikhaela Lee Jowono. Nafa Urbach berjuang melindungi sang putri dari para buruan paedofilia hingga melampiaskan kemarahannya di media sosial instagram.

Nafa pertama kali melihat ada paedofil saat ia mendapat komentar tak senonoh dari kelompok pedofilia yang menyebut putrinya ‘Loli’ dan ‘Lolitan’.
Merasa ada yang tak beres, ia pun mencari makna kata tersebut dan ternyata kata tersebut merupakan sebutan dari para pelaku paedofilia untuk para anak yang mereka incar.

Tak ingin aksi ini semakin menyebar luas dan memakan banyak korban, Nafa pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Tanpa ditemani Zack Lee, ia berjuang sendiri demi menemukan kelompok Pedofilia yang bisa meresahkan masyarakat Indonesia.

Pada 14 Agustus 2017 lalu, laporan Nafa berhasil diterima oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ia sudah menyerahkan sejumlah bukti tangkapan layar komentar sejumlah oknum yang diduga melakukan tindakan asusila kepada putrinya itu.

Setelah sebulan menyelidiki oknum yang melakukan tindakan asusila itu, akhirnya Nafa pun bisa bernafas lega. Pasalnya, pelaku pedofil ini sudah ditangkap pada Kami (5/10/2017) lalu di Kecamatan Marga Asih Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pelaku pedofil itu ternyata masih berusia 19 tahun, yakni pemuda berinisial MHHS. Pemuda berinisial MHHS ini diringkus polisi karena diduga mengirimkan konten-konten dewasa ke akun Instagram Nafa. Nafa pun tak menyangka pemuda asal Bandung tersebut masih berusia 19 tahun.

“Saya enggak nyangka umurnya masih 19 tahun,” ujar Nafa, dilansir dari Tribunnews.

Yang tak kalah mengejutkan, MHHS ternyata merupakan pemuda yang menyukai animasi berkonten dewasa atau biasa disebut h3nt4i.
MHHS juga tergabung dalam grup po*n*grafi Internasional berorientasi dewasa.

“Tiga grup internasional, satu lokal. Dari negara luar, Amerika, Argentina yang kita identifikasi dari nomer handphone,”ujar Kanit V Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya Kopol James Hutajulu di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/10/2017).

Meski begitu, MHHS masih belum terbukti sebagai pelaku pedofil karena ia masih mengaku menyukai anime dewasa saja. Namun atas perbuatannya itu, MHHS terancam hukuman maksimal enam tahun penjara sesuai Pasal 27 Ayat 1 juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU nomor 11 tentang ITE.

Ternyata ancaman hukuman penjara selama enam tahun kepada anak di bawah umur ini ditanggapi oleh netizen. Satu di antaranya seorang netizen yang menulis komentar di instagram Nafa Urbach.

Netizen itu mengaku kasihan melihat anak berusia 19 tahun harus dipenjara selama enam tahun hanya karena bilang ‘Loli’. Ia menganggap hukuman itu sungguh tega dan tak sesuai karena pelaku belum terbukti seorang pedofil.

“Jujur kasian saya sama anak umur 19taun yg dipenjara selama 6taun cuma karena bilang loli yg emang artinya cewek kecil…. Padahal belum terbukti dia beneran pedo atau cumaa iseng aja kayak gitu,” tulis netizen yang disamarkan nama akunnya.

Ternyata Nafa Urbach tak tinggal diam melihat netizen berkomentar seperti itu. Ia langsung memberi jawaban menohok kepada akun tersebut.

“baca yg saya post sebelumnya !!!!!” balas Nafa.

Rupanya Nafa telah menjelaskan panjang lebar menganai panggilan ‘Loli’ yang dianggap biasa saja padahal kenyataannya akan membahayakan anak-anak.

“Ini kalian bela mati matian soal anime anime ini seakan saya salah mengambil tindakan ????
Kenapa kalian gak jenguk aja tersangka dan tanyakan langsung apa sj yg dia kirim ke saya baru kalian ngoceh ,
lagian kalian anak anak masih kecil2 membela udh kayak bela negara aja ,
pdhl ini dampaknya bgtu besar buat adek adek kalian !!!”

Ia juga meminta netizen agar membaca buku berjudul “Lolita” karya Vladimir Nabokov yang berkisah soal kasus paedofilia.

“Bacaa juga ini ya , cari bukunya trus download /┬áPelajari dan renungkan ,sudah yah sy gak mau ribut sama kalian / toh semenjak kejadian ini banyak sekolah sekolah yg mengadakan edukasi soal safety body part / banyak yg tergerak untuk lebih mawas diri menjaga anak anak yang masih dibawah umur,” tulis Nafa.

Simek videonya berikut ini.

Sumber: Tribunnews.com